Skip to main content

ICS/SCADA dan Keamamam Jaringan ( serangan yang mungkin terjadi )

 Sebelumnya perkenalkan saya M. Ainul Yaqin E. 

Sekalian artikel ini juga tugas buat bootcamp IDN Cybert Security



                                                    Sumber gambar : Freepik edit dengan Canva


Dengan semakin terhubungnya dunia secara digital, infrastruktur kritis mempunyai ketergantungan yang tinggi terhadap sistem kontrol industri (ICS) dan sistem pengawasan dan akuisisi data (SCADA). Sistem ini mengontrol dan memonitor beragam proses industri, seperti pembangkit listrik, proses industri, jaringan pipa, dan pengolahan air, yang menjadi 'tulang punggung' kehidupan modern. Akan tetapi, teknologi ini juga menimbulkan tantangan baru terkait ancaman serangan siber. Artikel ini akan sedikit menjelaskan ICS/SCADA dan mengira2 dan menganalisis beragam bentuk serangan siber serta dampak yang mungkin ditimbulkannya terhadap sistem ini.


Pengertian ICS dan SCADA


ICS ( industrial control system)

industrial control system (ICS) merupakan alat yang berfungsi untuk mengontrol dan memantau industri. Teknologi juga berfungsi untuk mengoperasikan dan mengawasi infrastruktur penting. Beberapa komponen ICS System yang utama meliputi:

Perangkat Lapangan (Field Equipment): Perangkat seperti sensor maupun aktuator ICS yang berhubungan langsung dengan proses industri.

Programmable Logic Controller (PLC): Mengontrol operasi dari perangkat-perangkat lapangan biasanya perangkat besar seperti robot juga.

SCADA System: Mengambil data dari PLC dan terminal pada field data dan menampilkan data tersebut pada antarmuka pengguna HMI (scada didalam / salah satu dari jenis ICS).


SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition)

Merupakan salah satu jenis ICS yang lebih spesifik, lebih banyak dipakai untuk sistem yang tersebar secara geografis seperti sarana transportasi dan energi, PLC dan penghantar untuk pipa kualitas. Tujuan utama SCADA di antaranya:

Monitoring: Memantau beragam parameter yang terdapat pada ruang lingkup tertentu dan memproses instalasi SCADA.

Controlling: Memungkinkan operator untuk melakukan kontrol proses dari posisi remote/jauh.

Data Collection: Banyak berfungsi untuk menghimpun atau menyimpan data untuk dijadikan bahan analisis dan laporan yang akan datang.


Contoh Penggunaan

Contoh untuk pembangkit listrik, fungsi ICS/SCADA disini yaitu memantau dan mengontrol servo mekanik untuk ICS dan mengatur energi feed, dalam hal ini SCADA digunakan untuk pengendalian servo jarak jauh supaya seluruh sistem terjaga.


SCADA dan ICS adalah dua komponen yang paling penting dalam infrastruktur kritis modern. SCADA, selaku alat pengawasan dan pengendalian, bertindak untuk memudahkan operator dalam mengontrol proses industri, sedangkan ICS adalah semua teknologi yang digunakan untuk mengotomatisasi dan mengontrol proses tersebut. Seluruh infrastruktur kritis akan berfungsi secara baik dan aman berkat kerja dari kedua sistem tersebut.


Kerentanan Sistem ICS/SCADA:

Keamanan siber pada ICS/SCADA seringkali dirancang bersifat alternatif / sekunder yang menyebabkan kerentanan sistem seperti:

Protokol Usang: Sebagian besar sistem masih menggunakan protokol komunikasi yang usang serta rentan untuk dieksploitasi.

Kurangnya Segmentasi Jaringan: Pemisahan jaringan operasional dengan jaringan lainnya tidak ada, hal ini juga menjadi banyak PR dijaringan PT. Hal ini berakibat memperbesar penyebaran malware di jaringan. 

Perangkat Lunak yang Tidak Ter-update: Perbarui sistem wajib dilakukan. sistem yang lama tidak diperbarui, dipastikan sistem memiliki celah keamanan software yang mudah diserang.

Akses Yang Tidak Terkendali: Mengontrol akses ke dalam sistem wajib dilakukan. Tanpa kontrol yang remix, user tidak terautentikasi dapat merusak seluruh sistem kendali proses industri.

Para Pejuang Keamanan siber ( Engginer cyber security) Masih Terbatas: Memagku Jumlah personel yang menguasai keahlian atau skill keamanan siber hybrid lebih dikatakan tenaga ahli sangat terbatas.


Jenis Serangan:

Malware: Virus, worm, dan ransomware yang dapat menginfeksi sistem dan mengganggu operasi.

distributed denial-of-service (DDoS): Menyerang sistem dengan lalu lintas berlebihan sehingga tidak dapat berfungsi.

Injeksi Kode: Menyisipkan kode berbahaya ke dalam sistem untuk mengambil alih kontrol.

Man-in-the-Middle (MitM): Menginterupsi komunikasi antara komponen ICS/SCADA untuk mencuri data atau menyuntikkan kode berbahaya.


Dampak Serangan Siber:

Berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan dari serangan siber pada ICS/ SCADA, tentu dampaknya pastinya sangat serius, diantaranya:

Gangguan Dalam Operasional: Hal ini bersangkutan dengan pemadaman/ matinya atau penurunan produksi dan gangguan layanan. bayangkan industri besar 1 jam mati produksi bisa rugi dalam jumlah milyaran.

Kerusakan Fisik: Tergolong dampak yang lebih ekstrem yang menyangkut sekaligus merusak peralatan, infrastruktur serta pada tahap tertinggi bisa mengakibatkan cedera hingga kematian.

Kehilangan Data: Hilangnya data operational, data pelanggan dan informasi penting lainnya, kasusnya bisa sampai tidak percayaan mitra dam pembatalan kontrak kerjasama.

Kerugian Finansial: Biaya perbaikan, kerugian yang diakibatkan kurangnya sejumlah produksi, denda peraturan, serta reputasi yang telah dirusak.

Ancaman Keamanan Nasional: Gangguan pada infrastruktur kritis yang bersifat penting bisa berdampak besar pada keamanan nasional seperti jika terjadi kendala listrik nasional bisa mrembet ke industri.

 

Kasus pada ICS/SCADA yang pernah terjadi

Setiap kasus menunjukkan bagaimana serangan ini dapat berdampak pada infrastruktur kritis:

Stuxnet (2010 dan 2012): Worm yang dirancang untuk menyerang fasilitas nuklir Iran, menyebabkan kerusakan signifikan pada sentrifugal yang digunakan untuk memperkaya uranium.

https://www.tempo.co/digital/lagi-stuxnet-hajar-iran-1637827

BlackEnergy (2015): Malware yang digunakan dalam serangan terhadap jaringan listrik Ukraina, menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran yang mempengaruhi lebih dari 200.000 pelanggan

https://attack.mitre.org/campaigns/C0028/

NotPetya (2017): Ransomware yang awalnya menyerang perusahaan Ukraina, tetapi menyebar secara global, mengganggu operasi di berbagai sektor, termasuk industri.

https://id.wikipedia.org/wiki/Serangan_siber_di_Ukraina_2017

Oldsmar Water Treatment Plant (2021): Serangan yang mencoba mengubah tingkat natrium hidroksida dalam air minum, berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

https://www.wired.com/story/oldsmar-florida-water-utility-hack/

Sumber Ai dan beberapa sumber lain


Comments

Popular posts from this blog

NDS game Cheat base + tutorial (desmume)

Cheat NDS base ini lumayan lengkap . seluruh cheat game-nya ada disini tutorial Siapkan Desmuse ( download disini ) dan Cheat basenya ( download disini ) Extrack Cheat yang dalam bentuk rar pada suatu folder tersendiri (PW RAR :  bening-share4all.blogspot.com ) Setelah peng extrakan buka desmume Buka Menu config pilih path settings di colom cheats isi lokasi lokasi dari cheat databasenya. Cara Menggunakan Cheat Buka menu tool pilih sub menu cheat => list lihat di Cheat base  dan pilih cheat yang di inginkan pilih add kemudian aktifkan happy gaming

Sistem Kerja Fiber Optik bedasarkan blok diagramnya

Fiber optik merupakan media transmisi yang paling efisien saat ini. Dimana pengiriman data berupa sinyal listrik dapat ditumpangkan pada sebuah cahaya. Bagamana cara kerjanya ?

(Print Marge) Memasukan banyak nama dalam sebuah data dalam corel dari excel

Kali ini saya akan memberikan sebuah tutorial yaitu penggunaan Print Marge untuk tempat dari print marge Menu FILE >> Print Marge Pertama Siapkan Data bisa dikatakan background dari yang ingin dibuat. kedua data kalau saya contohkan beberapa nama untuk sertifikat. untuk baris pertama isi dengan judul dari datanya.